Islam Mengembalikan Fitrah Wanita
.
Banyak wanita yang diminta berpakaian seksi, memamerkan tubuhnya hanya untuk promosi barang (yang tidak ada kaitannya sama sekali dengan urusan pamer tubuh). Padahal, yang seperti ini justru menghilangkan kehormatan wanita. Anehnya sebagian orang membelanya atas nama kesetaraan gender atau hak asasi manusia.
.
Padahal wanita harsunya kembali pada fitrahnya. Menjaga kesucian dengan berpegang teguh pada Islam. Sebab Islam sangat memuliakan dan menghargai wanita. Banyak dalil yang menjelaskan bahwa wanita itu hebat. Misalnya, hadits bahwa surga itu di telapak kaki seorang ibu. Sangat berbeda dengan pemahaman lain yang menganggap wanita akalnya cuma setengah laki-laki. Jadinya, wanita diperlakukan rendah, hanya sebagai obyek seksual untuk dinikmati lewat hiburan, pacaran, atau sebatas komoditas pajangan untuk mengenalkan sebuah produk.
.
Wanita dalam Islam tidak murahan dengan dinilai hanya dari fisik saja. Wanita punya potensi besar luar-dalam, yang jika digunakan untuk melaksanakan tugas sebagai umi shalehah, Allah akan mengangkat derajatnya dan memberikan pahala berkali-kali lipat.
.
Oleh karena itu, harusnya wanita kembali ke fitrahnya sesuai Islam. Salah satunya menjadi perhiasan bagi suaminya, sebagaimana sabda sebaik-baiknya perhiasan ialah istri shalehah.”
.
Ditulis oleh @LaOdeMunafar, penggagas gerakan IndonesiaTanpaPacaran
.
#IndonesiaTanpaPacaran #GerakanNikahMuda #CalonUmiShalehah #NikahAsik #DakwahKampus #IslamicWedding #Wedding #DakwahAsik #YukNgaji #IndonesiaBertauhid #GerakanRemajaBerhijrah

http://indonesiatanpapacaran.com/wp-content/uploads/2018/12/6d8cfc86-b225-4451-9fa0-37c2b0d2b13b.jpghttp://indonesiatanpapacaran.com/wp-content/uploads/2018/12/6d8cfc86-b225-4451-9fa0-37c2b0d2b13b-150x150.jpgindonesiatanpapacaran#IndonesiaTanpaPacaranArtikelCintaIndonesia Tanpa PacaranMotivasiIslam Mengembalikan Fitrah Wanita . Banyak wanita yang diminta berpakaian seksi, memamerkan tubuhnya hanya untuk promosi barang (yang tidak ada kaitannya sama sekali dengan urusan pamer tubuh). Padahal, yang seperti ini justru menghilangkan kehormatan wanita. Anehnya sebagian orang membelanya atas nama kesetaraan gender atau hak asasi manusia. . Padahal wanita harsunya kembali pada...