.
CalonUmiShalehah Selalu Mengasah Mental Sebagai Bekal Membahagiakan Suami.

Mental merupakan bekal besar untuk menapaki berbagai persoalan kehidupan rumah tangga kelak. Oleh karenanya, #CalonUmiShalehah harus memupuknya sejak dini. Misalnya sejak sekarang sudah mulai melatih mental meningkatkan kualitas ibadah. Berusaha melaksanakan ibadah wajib tepat waktu, rajin ibadah sunah rawatib, shalat dhuha, juga shalat tahajud. Sehingga, setelah menikah tidak merasa terpaksa kalau suami ingin melihat Anda rajin ibadah atau mengajak ibadah sama-sama.
.
Perlu juga Anda tahu, bahwa menjadi umi shalehah tidak seperti cerita sinetron. Hari ini jahat, terus tiba-tiba dapat musibah, akhirnya tobat. Setelah itu langsung berubah menjadi umi shalehah dengan gampang tanpa ada hambatan. Seolah-olah mudah sekali mengubah diri langsung 180 derajat dari jahat menjadi baik. Tidak, tidak, itu hanya ada di dunia sinetron. Fiksi. Semua itu hanya mitos.
.
Untuk berubah menuju umi shalehah, prosesnya harus sejak sekarang. Calon umi shalehah tidak punya pikiran, “Berubahnya entar saja”. Entar kalau sudah SMP, entar kalau sudah masuk SMA, entar kalau sudah kuliah, entar setelah selesai kuliah, sampai sudah mau nikah pun masih pakai entar-entar dan entar. Gitu saja terus sampai kiamat. Kata “entar” inilah yang membuat manusia bermalas-malasan dan membuat wanita malas berusaha untuk menuju gelar umi shalehah.
.
#CalonUmihalehah seharusnya menghindari kata “entar” dan bermalasan-malasan. Calon umi shalehah memanfaatkan setiap detik waktunya untuk meningkatkan kualitas diri. Menganalisis potensi diri sedalam-dalamnya sampai memahami potensi apa yang bisa dikembangkan dalam diri. Tidak membiarkan kekurangan melemahkan diri, tapi akan mengasah kemampuan mentalnya sebagai bekal membahagiakan suami.

http://indonesiatanpapacaran.com/wp-content/uploads/2018/02/27073120_2093560370877478_5551428217354859773_n.jpghttp://indonesiatanpapacaran.com/wp-content/uploads/2018/02/27073120_2093560370877478_5551428217354859773_n-150x150.jpgindonesiatanpapacaranArtikel. CalonUmiShalehah Selalu Mengasah Mental Sebagai Bekal Membahagiakan Suami. Mental merupakan bekal besar untuk menapaki berbagai persoalan kehidupan rumah tangga kelak. Oleh karenanya, #CalonUmiShalehah harus memupuknya sejak dini. Misalnya sejak sekarang sudah mulai melatih mental meningkatkan kualitas ibadah. Berusaha melaksanakan ibadah wajib tepat waktu, rajin ibadah sunah rawatib, shalat dhuha, juga shalat tahajud....