Salah satu dilema mereka yang pacaran dan kemudian menyadari bahwa pacaran dilarang dalam agama, adalah memutuskan pacar mereka. Bagi yang imannya kuat, pastilah akan memegang teguh prinsip agama. Bagi yang imannya lemah, maka akan ada sedikit keraguan dan kebimbangan dalam hatinya.
.
Sayangnya, kebanyakan remaja kita yang pacaran, adalah remaja yang imannya lemah, sebab ilmu agama mereka yang kurang. Oleh karenanya banyak diantara mereka yang terjebak pacaran dan ragu untuk putus dari pacarnya.
.
Padahal, ada pahala yang cukup besar saat kita meninggalkan kemaksiatan dengan landasan ingin mendapat ridho Allah SWT. Kemaksiatan yang harus ditinggalkan karena Allah SWT yang dimasud adalah pacaran. Allah SWT berfirman:
.
“Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Rabbmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa.” (Ali Imran: 133)
.
Putus dengan pacar adalah bukti bahwa kita sedang bersegera menuju ampunan Allah SWT. Dan bersegera ini, bukan besok atau nanti, tapi sekarang. Sebab kita tidak tahu ajal kapan datang. Kalau bukan sekarang putusnya, lalu kapan? Silakan dijawab khususnya aktivis pacaran.

http://indonesiatanpapacaran.com/wp-content/uploads/2018/02/27544583_2092711010962414_2500762326005256805_n.jpghttp://indonesiatanpapacaran.com/wp-content/uploads/2018/02/27544583_2092711010962414_2500762326005256805_n-150x150.jpgindonesiatanpapacaranArtikelCintaSalah satu dilema mereka yang pacaran dan kemudian menyadari bahwa pacaran dilarang dalam agama, adalah memutuskan pacar mereka. Bagi yang imannya kuat, pastilah akan memegang teguh prinsip agama. Bagi yang imannya lemah, maka akan ada sedikit keraguan dan kebimbangan dalam hatinya. . Sayangnya, kebanyakan remaja kita yang pacaran, adalah remaja yang...