Sang pencipta dengan sengaja menciptakan manusia berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya bisa saling mengenal, bukan untuk berpecah belah
.
Saat saya bicara ke orang tua soal menikah dengan keturunan Jawa, ibu yang paling ngotot melarang. Ibu saya (maaf) menganggap bahwa sulit mencari istri yang benar-benar baik, taat pada suami dan setia di kalangan orang Jawa. Entah dari mana cap ini, sehingga banyak orang di kampung saya menganggap bahwa orang Jawa tidak baik.
.
Disisi lain, saat bertemu dengan keluarga Jawa yang ada di Sulawesi, mereka mengatakan pada anaknya begini, “Kamu boleh menikah dengan siapapun, asal jangan dengan suku Muna (salah satu suku Sulawesi Tenggara).” Mereka menganggap suku Muna adalah manusia paling jelek dan sulit untuk diajak menjadi orang shaleh atau shalehah.
.
Hmmm… Kalau semua suku Indonesia menilai kebaikan atau keshalehan seseorang tergantung suku aslinya, maka disitulah akan terjadi perpecahan besar di negeri ini. Sangat berbahaya, bisa jadi akan menghasilkan masalah yang tak pernah selesai. Bayangkan saja, ada sangat banyak suku di Indonesia, bahkan sampai ribuan. Jika setiap suku saling mengklaim kejelekan suku lain atau mengklaim sukunya paling baik, tentu perpecahan akan terjadi
.
Beruntung, Allah subhanahu wa ta’ala tidak pernah memandang suku atau bangsa seseorang. Sang pencipta dengan sengaja menciptakan manusia berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya bisa saling mengenal, bukan untuk berpecah belah. Sebagaimana firmanNya,
.
“Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang wanita dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling takwa diantara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.”
(QS Al Hujurat: 13)

http://indonesiatanpapacaran.com/wp-content/uploads/2018/01/27540529_2089999347900247_8099237215921831234_n.jpghttp://indonesiatanpapacaran.com/wp-content/uploads/2018/01/27540529_2089999347900247_8099237215921831234_n-150x150.jpgindonesiatanpapacaranArtikelSang pencipta dengan sengaja menciptakan manusia berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya bisa saling mengenal, bukan untuk berpecah belah . Saat saya bicara ke orang tua soal menikah dengan keturunan Jawa, ibu yang paling ngotot melarang. Ibu saya (maaf) menganggap bahwa sulit mencari istri yang benar-benar baik, taat pada suami dan setia di...