Waktu Kak Ode masih SMA, sekitar tahun 2009, saya sangat sedih melihat banyak teman-teman Rohis akhwat yg baru berhijrah tapi selalu dicibir. Seperti cara berpakaiannya yg menggunakan baju terusan, sering menjadi bahan ledekan dengan kata, “Ih, sudah tua”. Gangguan tersebut hampir setiap hari, bahkan setiap jam istirahat seperti obyek mainan untuk diganggu. Yg lebih menyedihkan? Cemoohan tdk hanya datang dari kalangan siswa, tapi justru datang juga dari seorang guru, yg seharusnya mendukung proses berubahnya siswi menjadi lebih baik, bukan malah menjelek-jelekkan!
.
Kalau membaca surat An Nas terakhir, dijelaskan bahwa ternyata bisikan itu tdk hanya setan dari golongan jin saja. Namun, ada juga dari golongan manusia. Akan ada manusia-manusia yg terus menjadi kaki tangan setan dalam menggoda manusia. Misalnya menggoda dengan kata-kata langsung seperti, “Ya elah, ngapain sih repot-repot siapkan diri menjadi umi shalehah? Kayak bakalan bener aja idup lo.” Kata lain misalnya, “Sekarang itu saatnya menikmati hidup dulu, mumpung masih muda! Ngapain sih pakai jilbab? Belum tua malah bikin diri sendiri keliatan tua aja.” Termasuk juga dengan kata-kata yg menjatuhkan seperti, “Dasar sok suci. Lo kira idup lo udah bener?”. Kalau menemukan ucapan-ucapan seperti itu, bisa jadi dia adalah godaan setan yg berwujud manusia.
.
Oleh karena itu, bagi Anda yg sudah paham, jika menemukan bisikan-bisikan yg menganggu kemantapanmu berhijrah dan berproses menjadi umi shalehah, anggap saja bisikan dari setan yg menganggu keimanan. Jgn mau diperdaya setan sehingga proses hijrah terkendala. Ingat, setan tdk akan pernah membiarkan dirinya tersesat sendirian. Dia terus mencari korban untuk menjadi temannya di neraka. Ingat juga, setan itu tdk hanya yg tersembunyi, melainkan pula yg terlihat secara nyata. Tapi, jgn langsung mengatai temanmu setan, ya, kalau temanmu selalu ganggu begitu. Hehe…
.
@LaOdeMunafar dalam buku #CalonUmiShalehah

http://indonesiatanpapacaran.com/wp-content/uploads/2018/01/26993688_2088416681391847_116200061055745683_n.jpghttp://indonesiatanpapacaran.com/wp-content/uploads/2018/01/26993688_2088416681391847_116200061055745683_n-150x150.jpgindonesiatanpapacaranArtikelCintaWaktu Kak Ode masih SMA, sekitar tahun 2009, saya sangat sedih melihat banyak teman-teman Rohis akhwat yg baru berhijrah tapi selalu dicibir. Seperti cara berpakaiannya yg menggunakan baju terusan, sering menjadi bahan ledekan dengan kata, “Ih, sudah tua”. Gangguan tersebut hampir setiap hari, bahkan setiap jam istirahat seperti obyek...