GaulFresh.com-vsKamu Harus Dioprasi

Suasana perang tercipta, atau setidaknya suasana seram akan nampak ketika terdengar kata “tembak”. Tembak biasanya diartikan untuk senjata api yang ditujukan kepada orang lain/target lain. Sebenarnya pengertian tembak itu sendiri adalah tuju, arah, atau maksud. Tetapi yang terngiang dan terbayang ketika mendengar kata tembak itu adalah berhubungan dengan senjata api. Namun akhir-akhir ini, khususnya didunia kaum muda, kata itu mengalami modivikasi. Tembak diartikan kepada pernyataan atau pendeklarasian rasa seseorang pada orang lain yang biasanya berlanjut pada apa yang dinamakan pacaran. Seperti kalimat “kalau memang cinta pada dia, maka cepat tembak” tembak disana dalam arti mengungkapkan rasa suka tersebut.

Penarikan kata tembak sebenarnya menurut saya itu pas, pengungkapan perasaan berarti ada tuju, atau ada yang dimaksud (sebagaimana arti tembak) yaitu hati orang yang disukainya. Tembak dalam arti pengungkapan perasaan, berarti peletakkan rasa (sebagai peluru) pada hati orang yang disukai. Namun harus diingat, tembak/ ditembak adalah hal yang tidak nyaman sebenarnya, betapa tidak, seseorang yang ditembak (dalam arti senjata) akan mengalami cidra, atau sakit, bahkan bisa sampai pada kematian. Begitu juga orang yang ditembak oleh orang yang menyukainya merupakan rasa sakit yang bisa saja menimbulkan dampak yang parah.

Bayangkan orang yang ditembak dengan senjata, apakah orang tersebut nyaman? Ditembak dibagian dada, atau kaki, atau kepala. Tentu akan berakibat sebagaimana tadi disebutkan, entah itu sakit, cidra, atau kematian. Begitu juga dengan orang yang ditembak oleh cinta, ketika seseorang mengungkapkan rasa pada orang yang disukainya, lalu orang yang disukainya itu menerima rasa tersebut, lalu terciptalah apa yang dinamakan PACARAN, maka sama saja orang yang ditembak (objek tembak) dalam keadaan bahaya, seperti yang terkena peluru, akan sakit, cidra atau lebih parah lagi.

Orang yang sudah terkena tembakan cinta sehingga melakukan pacaran, setidaknya mengalami pandangan yang terlarang, yang seharusnya ditundukan. Atau ketika menyikapi fakta zaman sekarang, dimana atas nama pacaran, wanita berani pergi berdua-duaan tanpa alasan syar’i, wanita dan laki-laki berani berkhalwat, bahkan bukan cerita fiktif lagi, akibat PACARAN pegangan tangan sampai perzinahan sudah dianggap sebagai bukti cinta. Sungguh ironi. Hal ini adalah dampak dari tembakkan cinta tadi yang mampu membuat sakit, cidra, atau mati. Hati yang sakit, hati yang cidra, atau hati yang mati, sehingga yang haram dianggapnya halal.

Wahai muda-mudi Islam, buka hati, buka telinga, buka mata. Getarkan iman kalian, ingat pada Allah yang maha mengetahui apa yang dilakukan oleh kalian. Dengarkan nasehat orang-orang yang sayang pada kalian, yang mengingatkan kalian dari dosa cinta yakni pacaran. Kalian punya pacar? Apa yang sudah dilakukan dengan pacar kalian? Saling memandang? Padahal pandangan seharusnya dijaga, jika ada sahwat atau lainnya seharusnya ditundukkan. Apa yang sudah dilakukan dengan pacar kalian? Makan bersama? Jalan-jalan? Ikhtilat? Atau ngobrol berdua-duaan ? Padahal agama islam telah melarang hal itu.

Apa yang sudah kalian perbuat dengan pacar kalian? Lebih dari itu? Berzinakah? Naudzubillah. Wahai saudaraku, dosa apapun yang sudah kalian lakukan dengan pacar kalian, mohon ampunlah pada Allah yang Maha pengampun lagi maha penyayang. Bukankah kalian ridho beragama Islam? bukankah islam telah melarang aktivitas yang ada pada pacaran? Bukankah isam telah memberi jalan yang jelas yaitu dengan pernikahan? Lantas maukah kita masuk pada orang-orang yang membangkang aturan Allah?.

Jika mau bertaubat, jika sudah ditembak dengan peluru cinta yang tidak sah, maka janganlah kau diam menerima peluru itu masuk pada hati. Cabutlah peluru itu, angkat peluru itu, lalu buang. Kamu harus dioprasi, pengangkatan peluru cinta palsu (pacaran) dengan cara memutuskan pacar sekarang juga (GPL).

Iwan Setiawan (Kontributor Gaul Fresh dan Panglima Dakwah Online)

iwan setiawan#IndonesiaTanpaPacaranRemaja#indonesiaTanpaPacara,cintaGaulFresh.com-Kamu Harus Dioprasi Suasana perang tercipta, atau setidaknya suasana seram akan nampak ketika terdengar kata “tembak”. Tembak biasanya diartikan untuk senjata api yang ditujukan kepada orang lain/target lain. Sebenarnya pengertian tembak itu sendiri adalah tuju, arah, atau maksud. Tetapi yang terngiang dan terbayang ketika mendengar kata tembak itu adalah berhubungan...