telur

GaulFresh.Com- Sobat sadar tidak sadar saat ini kita dihadapkan dengan generasi perasa. Generasi perasa adalah generasi yang menggunakan standar dalam bertindak dengan menggunakan perasaan semata. Generasi yang akhirnya gampang mellow dan harga diri digadaikan karena perasaan. Wanita yang biasa menggunakan perasaan dalam bertindak , namun dewasa ini laki laki pun jadi ikut ikutan perasa. Misalnya mereka gampang tersingggung, mudah marah, bahkan menangis saat diputusin pacaranya. Nah lho !

Sobat, Allah telah membekali akal untuk kita berpikir dan bertindak dengan cerdas. Antara pikiran yang berbuah dari akal dan perasaan yang muncul dari hati kudu seimbang, jangan kebanyakan perasaannya lantas akalnya dimudurkan. Saat aktivitas maksiat bernama pacaran semuanya terasa enak. Walau jalan jalan tanpa kendaraan, makan sepiring dikatakan romantis, saat mengerjakan PR teringat dia, saat makan wajahnya terlintas dan lain sebagainya. Namun hal berbalik 180 derajat saat kata “putus” itu diputuskan. Semuanya berubah, makan tak enak, tidur tak nyenyak, belajar tak konsen yang pada akhirnya semua nilai pada menurun. Ini karena apa ? yah disebabkan akal kita telah diselimuti oleh perasaan.akhrinya kita tak mampu lahi berpikir jernih bahwa perbuatan yang kita lakukan itu sebuah keslahan fatal.

Bangkitlah sobat. Hal ini mungkin sebagain besar pernah dirasakan oleh aktivis pacaran. Saat diputusin pacar, jangan berlama lama merasa galau lantas semua aktivitas terhenti olehnya. Jangan sampai setan yang membisikan keperasaan itu berkecamuk dan membisikan ajakan ajakannya.

Hayoooo bangkit! Putusan sama pacar bukan akhir dari segalanya kali. Dunia ini belum kiamat sobat. Namun justru awal kamu untuk berbenah diri menjadi lebih baik dalam menggapai sebuah cinta hakiki yang tak akan pernah membuat kamu galau yaitu cinta dari sang pemilik cinta, Allah Swt.

So, jadilah sosok generasi yang mengedepakan pikiran. Karena dengan standar berpikir akan membuat kita bangkit dari segala hal termasuk kegalauan. Dari pada terpuruk dengan perasaan kita, mending kita fokus memikirkan kondisi umat saat ini yang jauh lebih baik.

 

Oleh : Hikari Ilahi, Kontributor GF

Hikari-Ilahi#IndonesiaTanpaPacaranArtikel  GaulFresh.Com- Sobat sadar tidak sadar saat ini kita dihadapkan dengan generasi perasa. Generasi perasa adalah generasi yang menggunakan standar dalam bertindak dengan menggunakan perasaan semata. Generasi yang akhirnya gampang mellow dan harga diri digadaikan karena perasaan. Wanita yang biasa menggunakan perasaan dalam bertindak , namun dewasa ini laki laki...