Awaaaas Hati-hati Dengan ShahabatGaulfresh.com – Shahabat adalah salah satu orang terdekat setelah keluarga, orang yang mungkin saja lebih sering menjadi teman curhat daripada keluarga. Orang yang mungkin lebih tau permasalah kita dibanding keluarga. Iyaaa sering sekali shahabat menjadi lebih dekat ketimbang keluarga, karena kalau curhat ke keluarga seringkali merasa “kagok” (Bahasa sunda yang sering digunakan kalau merasa malu untuk bicara, secara kamus artinya “tanggung”). Tapi tidak semua shahabat adalah benar, tidak semua shahabat mengajak pada kebaikan, tidak semua shahabat bisa sampai ke akhirat sebagaimana persahabatan Rosulullah SAW dengan para shahabatnya contohnya Khulafa’u Rosyidin. Kalau bershahabat dengan sesama perempuan atau laki-laki mungkin bisa “aman-aman” saja selama masih dalam koridor syariat Islam. Nah lalu bagaimana kalau bershahabatnya dengan lawan jenis bukan mahrom pula??? Ada yang bisa jawab?? Iya benar sekali, sebaiknya kita lebih waspada dalam keadaan ini. Waspadalah waspadalah (Bang Napi kali yeeee, hehe). Setan tidak selalu menganggu pemaksiat untuk selalu tetap dalam maksiatnya, tapi setan juga selalu mencari celah pada orang-orang yang taat untuk mengajaknya maksiat. Jadi jangan merasa sudah aman karena sudah “putus” dengan yang namanya pacaran, tapi masih shahabatan atau jenis hubungan lainnya dengan lawan jenis. Mungkin, bisa saja shahabat-an menjadi hubungan yang dapat menjalin silah ukhuwwah. Tapi akan menjadi bahaya kalau shahabatannya dengan lawan jenis. Ingat kan dengan ungkapan “Shahabat Jadi Cinta”. Seiring berjalannya waktu, konsistensi komunikasi dengannya bisa saja benih-benih cinta diantara kalian tumbuh sampai berniat untuk menjalin hubungan yang namanya “pacaran”. Na’udzubillah semoga kita dijauhkan dari hal yang demikian, cepat putus semua jenis hubungan dengan lawan jenis non mahrom. Kalau cari shahabat, shahabat sesama jenis banyak sekali yang baik dan dapat mengajak pada ketaatan. Tak perlu selalu dengan lawan jenis untuk semangat melakukan kebaikan. Walau fakta banyak berkata, perempuan lebih senang bershahabat dengan laki-laki dan begitu pun sebaliknya, tapi itu gak dibenarkan oleh syariat Islam maka tinggalkanlah, tinggalkan secepatnya.     Oleh: Sarah Mulyani (Kontributor Gaul Fresh)

sarah mulyani#IndonesiaTanpaPacaranAqidahCelotehDakwahRemajacinta lokasi,hati-hati setan menjerat,Jaga diri baik-baik,Redamlah,Shahabat jadi cintaGaulfresh.com – Shahabat adalah salah satu orang terdekat setelah keluarga, orang yang mungkin saja lebih sering menjadi teman curhat daripada keluarga. Orang yang mungkin lebih tau permasalah kita dibanding keluarga. Iyaaa sering sekali shahabat menjadi lebih dekat ketimbang keluarga, karena kalau curhat ke keluarga seringkali merasa “kagok” (Bahasa sunda...